#1 Kecelakaan Tunggal
Kejadian beberapa tahun lalu .... Saat itu kami sedang dalam perjalanan pulang dari Bandung menuju Bekasi. Tiba-tiba mobil Avanza di depan kami oleng, terbalik, kemudian terseret. Untung aja jalanan saat itu sangat sepi sehingga jarak antar kendaraan cukup berjauhan.
Yang menegangkan adalah tiba-tiba seorang anak kecil, kira-kira seumuran Nai saat itu (4 tahun), terlempar dari dalam mobil dan terduduk di jalur paling kanan yang sedang kami lewati. Mobil kami yang saat itu sedang berlari sangat kencang, membuat saya udah gak bisa lagi berteriak saking sangat ketakutan akan menabrak anak itu. Beruntung mobil bisa berhenti tepat beberapa centi jaraknya dengan anak itu. Alhamdulillah.
Suami saya pun langsung keluar menggendong anak itu dan membawanya ke pinggir, sekaligus mencoba ikut memberikan pertolongan kepada korban lainnya. Satu per satu para korban keluar dari dalam mobil yang terbalik, hanya sopir yang belom bisa keluar karena terjepit.
Kami pun menolong seorang ibu dan anaknya untuk dibawa ke rumah sakit terdekat. Sepintas sang ibu tidak terlihat luka sama sekali (tapi gak tau ya kalo ternyata ada luka dalam). Sementara anaknya yang keliatan berumur 12 tahun, terlihat luka dipunggungnya dan mengeluarkan banyak darah. Jelas saja anak itu terus-terusan menangis dengan histeris.Sementara si anak menangis, ibunya pun ikut ramai dengan memarahi anaknya. Kami pun cuma bisa terdiam ....
"Kamu sih gak nurut apa kata Papah! Kan Papah udah bilang supaya jangan ikut, temenin Papah aja di rumah. Kamu itu maunya ikut Mamah aja. Ini nih gara-gara gak nurut! Papah kamu belom tau, tapi nanti kalo tau pasti bakal marah!"